LAPORAN PERTANGGUNGJAWABAN
PERJALANAN DINAS
PANGKALAN DINAS KESEHATAN KOTA MALANG
Dalam Kegiatan
PERKEMAHAN BAKTI SAKA BAKTI HUSANA IV
TAHUN 2011
LEMBAR PENGESAHAN
Laporan Pertanggung Jawaban Perjalanan Dinas dalam Kegiatan Perkemahan Saka Bakti Husada IV Tahun 2011 ini telah disetujui dan disahkan di Malang pada:
Hari : ………………
Tanggal : ………………
Jam : ………………
Mengetahui,
Ketua Dewan Saka Bakti Husada Misbachul Fatah NIA. 19880827 200407 3 013 | Perwakilan Kontingen Saka Bakti Husada Kota Malang Fawa’id NIA. 19880929 200407 6 015 |
Menyetujui,
Pimpinan SAKA Bakti Husada Kota Malang Dra. Linda Rosdiana T, Apt.,M.M. NIP. 19580326 198903 2 003 |
I. PENDAHULUAN
Gerakan Pramuka adalah Gerakan Kepanduan Nasional yang bertujuan mendidik anak-anak dan pemuda Indonesia dengan berbagai kegiatan yang menarik dan mengandung unsur pendidikan dengan menggunakan Prinsip Dasar dan Metode Kepramukaan.
Diakui atau tidak, bahwa Prinsip Dasar Kepramukaan dan Metodik Kepramukaan mempunyai andil besar dalam penjabaran lebih lanjut Garis-Garis Besar Haluan Negara (GBHN) yang mensyaratkan bahwa pendidikan luar sekolah harus bersifat kemasyarakatan.
Gerakan Pramuka bertujuan membentuk manusia yang berkepribadian dan berwatak luhur, sehat jasmani dan rohani serta warga Negara Indonesia yang berjiwa Pancasila, setia dan patuh pada Negara serta Agamanya yang mampu membangun diri, masyarakat serta Agamanya.
Perkemahan Bakti Saka Bakti Husada Tingkat Nasional (Pertinas) merupakan perkemahan besar bagi Pramuka Penegak dan Pandega anggota Saka Bakti Husada yang dilaksanakan setiap lima tahun sekali.
Alhamdulillah tahun ini Kota Malang berhasil lolos dalam seleksi sebagai kontingen Jawa Timur yang selanjutnya menjadi Peserta Perkemahan Bakti Saka Bakti Husada Tingkat Nasional.
II. TUJUAN
· Menciptakan generasi pemuda yang memiliki jiwa patriotisme terhadap bangsa.
· Melatih jiwa koorperatif dan kompetitif yang tinggi
· Sebagai upaya kepedulian terhadap tumbuh kembang anak serta membangun image peran swasta dalam memberikan kontribusi nyata dalam kegiatan dunia pendidikan dan kesehatan.
· Sebagai wahana pertemuan bagi Pramuka Penegak dan Pandega anggota Satuan Karya Pramuka Bakti Husada guna menggalang persaudaraan, meningkatkan kualitas SDM Pramuka, menambah pengalaman, keterampilan dan wawasan tentang dunia Kesehatan.
· Membangun diri dan prestasi Pramuka Penegak dan Pandega anggota Satuan Karya Pramuka Bakti Husada melalui pelaksanaan kegiatan kepramukaan yang dikemas secara kreatif, inovatif, produktif, rekreatif serta menjalin rasa persatuan dan kesatuan guna mewujudkan cita – cita Gerakan Pramuka dan cita – cita Nasional Bangsa Indonesia.
III. DASAR
a. UU Gerakan Pramuka Nomor 12 Tahun 2010
b. AD/ART Gerakan Pramuka
c. Renstra Gerakan Pramuka 2008- 2013
d. Piagam Kerjasama DEPKES RI, Dir.Binkesmas dan Kwarnas Gerakan Pramuka, Nomor : 292/Binkesmas/DJ/IV/83 dan 054 Tahun 1983;
e. SK Kwarnas Nomor 170.A Tahun 2008 Tentang PP Satuan Karya Pramuka;
f. SK Kwarnas No 53 Tahun 1985 Tentang PP Satuan Karya Pramuka Bakti Husada ;
g. SK Kwarnas No. 43 Tahun 1997 Tentang PP Pendidikan dan Pelatihan Pramuka Penegak dan Pandega;
h. SK Kwarnas No. 080 Tahun 1988 Polbin Pramuka T/D;
i. SK Kwarnas No. 17 Tahun 2011 Tentang Pelaksanaan Perkemahan Bakti Satuan Karya Pramuka Bakti Husada Tingkat Nasional IV Tahun 2011.
IV. NAMA, MOTTO, TEMA dan SLOGAN KEGIATAN
• Nama :
“Perkemahan Bakti Saka Bakti Husada Tingkat Nasional IV 2011” selanjutnya disebut Pertinas SBH IV Tahun 2011
• Motto :
“Satyaku Kudharmakan Dharmaku Kubaktikan
• Tema :
Pramuka Saka Bakti Husada siap menjadi kader
pembangunan yang sehat, bersahabat, cerdas dan berkualitas”
• Slogan :
“Sehat, Cerdas dan Berkualitas”
V. TEMPAT dan WAKTU KEGIATAN
Kegiatan ini telah terlaksana pada :
• Waktu :
“25 September - 2 Oktober 2011 ”
• Tempat :
“Bumi Perkemahan Pramuka Agropolitan,
Kecamatan Bongohulawa, Kabupaten Gorontalo Provinsi Gorontalo”
VI. KEPANITIAAN
Panitia Penyelanggara
• Pusat
1. Kementrian Kesehatan Nasional
2. Kwartir Nasional Gerakan Pramuka
3. Pimpinan Saka Bakti Husada Nasional
• Daerah
1. Pemerintah Provinsi Gorontalo
2. Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo
3. Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Gorontalo
4. Pimpinan Saka Bakti Husada Provinsi Gorontalo
Panitia Pelaksana
1. Dewan Kerja Nasional
2. Dewan Kerja Daerah Gorontalo
VII. PESERTA
Jumlah Keseluruhan Pesrta
1. Peserta utusan Kwartir Cabang se-Gorontalo 6 x 16 96 orang
2. Peserta utusan Kwartir Daerah se-Indonesia 32 x 32 1.024 orang
3. Peserta utusan Satuan Karya 32 x 7 224 orang
4. Gugus Depan KBRI 150 orang
4. Pimpinan Kontingen Daerah 2 x 33 66 orang
5. Petugas Stan Pameran 2 x 33 66 orang
6. Pembina Pendamping Kontingen 2 x 33 66 orang
JUMLAH 1.692 orang
JUMLAH WARGA PERKEMAHAN
• JUMLAH PESERTA, PINKONDA DAN BINDAMPING 1.692 Orang
• JUMLAH PESERTA, PINKONDA DAN BINDAMPING 450 orang
Total Keseluruhan 2.142 Orang
Peserta Kontingen dari Kota Malang.
1. Fawa’id ( Universitas Islam Malang)
2. Nailul Insani ( Universitas Islam Malang)
VIII. JADWAL KEGIATAN
a. A1okasi Waktu Kegiatan
1. Peserta datang : Kamis – Minggu, 22 – 25 September 2011
2. Upacara Buka Adat BTI : Minggu, 25 September 2011 pukul: 08.00 WITA
3. Upacara pembukaan : Minggu, 25 September 2011 pukul: 09.00 WITA
4. Hari Efektif Kegiatan : Senin – Sabtu, 26 September – 1 Oktober 2011
5. Upacara Tutup Adat BTI : Minggu, 2 Oktober 2011 pukul: 08.00 WITA
6. Upacara Penutupan : Minggu, 2 Oktober 2011 pukul: 8.30 WITA
7. Peserta pulang : Minggu, 2 – 4 Okotber 2011 pukul: 13.00 WITA
b. Alokasi Waktu Kegiatan Harian
04.30 – 08.00 WITA : Bangun pagi, kegiatan rohani, olahraga, kegiatan pribadi, apel pagi
08.00 – 12.00 WITA : Kegiatan Pagi
12.00 – 13.00 WITA : Istirahat (keperluan pribadi)
13.00 – 16.30 WITA : Kegiatan siang
16.30 – 19.00 WITA : Apel sore, kegiatan kerohanian, kegiatan pribadi
I. BENTUK KEGIATAN
(Terlampir 1)
II. KRONOLOGI KEGIATAN
(Terlampir 2)
III. LAIN – LAIN
(Terlampir 3)
IV. PENUTUP
Demikian Laporan pertanggungjawaban ini kami buat sebagai tanggung jawab kami untuk melaporkan hasil kegiatan yang telah kami laksanakan ke Dinas Kesehatan Kota Malang. Laporan pertanggungjawaban in kami buat dengan sebenar-benarnya dan berdasarkan kondisi di lapangan yang ada. Namun jika dalam laporan pertanggungjawaban ini ada suatu hal yang kurang jelas, akan kami perbaiki kembali.
Akhirnya kami menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu suksesnya kegiatan “Perkemahan Bakti Saka Bakti Husada Tingkat Nasional IV 2011” baik secara moral maupun materil, semoga semua yang telah dilakukan bermanfaat.
Lampiran 1
BENTUK KEGIATAN
Bentuk kegiatan Pertinas IV SBH terdirl dari:
1. Kegiatan Umum
2. Kegiatan Bakti Fisik
3. Kegiatan Bakti Non Fisik
4. Wawasan dan Keterampilan
5. Kegiatan Seni Budaya
6. Kegiatan Prestasi
7. Kegiatan Wisata
8. Kegiatan Khusus
1. Kegiatan Urnum
a. Kegiatan Keagamaan
b. Kegiatan Upacara dan apel
c. Kegiatan Olahraga
d. Kegiatan Persaudaraan
e. Malam Bhineka Tunggal Ika
f. Bumbung Pramuka Peduli
g. Korve
h Ceramah Umum Permasalahan Remaja
i. Ceramah Umum Karakter Bangsa
2. Kegiatan Baki Fisik
a. Pembuatan Tanaman Obat Keluarga
b. Pemberantasan sarang nyamuk, (Larvasidasi dan Pembuatan Ovitrap )
c. Pembuatan Ring Sumu Gali dan Jamban
d. Penjernihan Air
e. Penghijauan
f. Perpustakaan Desa
g. Pemetaan Rawan Bencana
h. Renovasi Puskesmas
3. Kegiatan Bakti Non Fisik
a. Penyuluhan Pemanfaatan Tanaman Obat (Jamu)
b. Penyuluhan Penggunan Obat
c. Penyuluhan gizi seimbang
d. Penyuluhan Pengamanan Makanan Zat Tambahan (Food Additif)
e. Penyuluhan HIV/AIDS
f. Penyuluhan Tuberkulosis (TB)
g. Penyuluhan Kesehatan Lingkungan (PSN)
h. Penyuluhan Bahaya Napza
i. Penyuluhan Kesehatan Reproduksi
j. Penyuluhan Pentingnya Posyandu
k. Penyuluhan Imunisasi Campak dan Polio
1. Penyuluhan Kesehatan Jiwa
m. Penyuluhan Peawatan Gigi yang benar
n. Penyuluhan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat
o. Penyuluhan Pertolongan Pertama
4. Wawasan Dan Keterampilan
a. Pelatihan Pembuatan Kosmetika Alami
b. Pelatihan Meracik Jamu Tradisional
c. Simulasi Penanggulangan Bencana
5. Kegiatan Seni Budaya
a. Gelar seni budaya Nusantara / Pentas Seni Kontingen Daerah
b. Pemutaran dan resensi film
c. Malam Bhineka Tutiggal Ika
d. Karnaval Nusntara
e. Festifal Kuliner Sehat Nusantara
6. Kegiatan Prestasi
a. Cerdas cermat/asah terampil
b. Penyuluhan Kesehatan Remaja
c. Lomba Masak Menu Seimbang
d. K3 Tenda
7. Kegiatan Wisata
Kegiatan wisata dibagi menjadi 3 Paket Wisata yang terdiri
a. Urusan wisata Paket A (Benteng otanaha, tempat pendaratan Soekarno, Pusat kerajinan Tangan Gorontalo)
b. Urusan wisata Paket B (Menara keagungan limboto, Pusat kerajinan Tangan Gorontalo, Pentadio resort, Rumah Adat Limboto)
c. Urusan wisata Paket C (Pantai Botutonuo, Pusat Kerajinan Tangan Gorontalo, Kantor Gubernur)
8. Kegiatan Khusus Pinkonda dan Bindamping
a. Forum Pinkonda
b. Forum Bindamping
Lampiran 2
KRONOLOGI KEGIATAN
Dalam kronologi ini dijabarkan perjalanan 2 orang Kontingen Kota Malang dari tanggal 20 September – 3 Oktober 2011
TANGGAL | WAKTU | KEGIATAN/AGENDA |
Senin 20 Sept. 2011 | 14.00 – 17.30 WIB | Perjalana dari Kota Malang Ke Kwarda Jatim, Jl.Kertajaya No.77A Surabaya |
17.30 – 19.00 WIB | ISHOMA | |
19.00 – 22.00 WIB | Koordinasi dan Persiapan Karantina | |
Selasa 21 Sept. 2011 | 05.00 – 21.00 WIB | Proses Karantina, Meliputi: Latihan Senam Pramuka Latihan Pentas Seni Latihan Yel-yel Umpi Persiapan Lomba-lomba Persiapan Properti Pertinas |
Kamis 22 Sept. 2011 | 07.00 – 08.00 WIB | Upacara pelepasan Kontingen Jatim yang dihadiri oleh Pewakilan Dinas Kesehatan Daerah Jatim. |
08.00 – 22.00 WIB | Proses Karantina, Meliputi: Latihan Senam Pramuka Latihan Pentas Seni Latihan Yel-yel Umpi Persiapan Lomba-lomba Persiapan Properti Pertinas | |
Jumat 23 Sept. 2011 | 06.00 – 13.00 WITA | Proses Pemberangkatan Kontingen Jawa Timur, dari Surabaya ke Buper Bongohulawa, Limboto-Gorontalo. |
13.00 – 19.00 WITA | Ishoma | |
19.00 – 22.00 WITA | Koordinasi Persiapan Pendesainan tenda. | |
Sabtu 24 Sept. 2011 | 06.00 – 21.00 WITA | Pendirian Tenda, pendesainan tenda Latihan Pentas Seni Koordinasi Orientasi Medan di Bumi Perkemahan |
Minggu 25 Sept. 2011 | 08.00 – 11.00 WITA | Upacara Pembukaan Pertinas Saka Bakti Husada IV di Bumi Perkemahan Bongohulawa, Limboto, Kab.Gorontalo yang dibuka Oleh Mentri Kesehatan Republik Indonesia dan dihadiri oleh Dewan Kerja Nasional, DKD dan Pemerintah Gorontalo. |
13.00 – 17.00 WITA | Ceramah umum permasalahan remaja, oleh Kementrian Kesehatan RI | |
19.00 – 23.00 WITA | Penampilan Pentas Seni, membawakan tari Remo dari Banyuwangi-Jatim. | |
Senin, 26 Sept 2011 | 04.30 – 05.30 WITA | Shalat Subuh |
05.30 – 07.00 WITA | Olah Raga dan Apel Pagi | |
07.00 – 08.00 WITA | Giat Pribadi | |
08.00 – 12.00 WITA | Korve tenda | |
12.00 – 13.00 WITA | Ishoma | |
13.00 – 17.00 WITA | Penyuluhan HIV AIDS | |
17.00 – 17.15 WITA | Apel Sore | |
17.15 – 19.00 WITA | Ishoma | |
19.00 – 23.00 WITA | Resesnsi Film | |
23.00 – 04.30 WITA | Istirahat Malam | |
Selasa 27 Sept 2011 | 04.30 – 05.30 WITA | Shalat Subuh |
05.30 – 07.00 WITA | Olah Raga dan Apel Pagi | |
07.00 – 08.00 WITA | Giat Pribadi | |
08.00 – 12.00 WITA | Pemetaan Daerah Rawan Bencana, di Desa Tabumela, Kec.Tilango Oleh Dinas Kesehatan Gorontalo | |
12.00 – 13.00 WITA | Ishoma | |
13.00 – 17.00 WITA | Lanjutan Pemetaan Daerah Rawan Bencana, di Desa Tabumela, Kec.Tilango Oleh Dinas Kesehatan Gorontalo | |
17.00 – 17.15 WITA | Apel Sore | |
17.15 – 19.00 WITA | Ishoma | |
19.00 – 23.00 WITA | Gelar Seni Budaya Nusantara/ Pentas Seni ontingen Daerah | |
23.00 – 04.30 WITA | Istirahat Malam | |
Rabu, 28 Sept 2011 | 04.30 – 05.30 WITA | Shalat Subuh |
05.30 – 07.00 WITA | Olah Raga dan Apel Pagi | |
07.00 – 08.00 WITA | Giat Pribadi | |
08.00 – 12.00 WITA | Penyuluhan Perawatan Gigi yang Benar | |
12.00 – 13.00 WITA | Ishoma | |
13.00 – 17.00 WITA | Penyuluhan Prilaku Hidup Bersih dan Sehat | |
17.00 – 17.15 WITA | Apel Sore | |
17.15 – 19.00 WITA | Ishoma | |
19.00 – 23.00 WITA | Gelar Seni Budaya Nusantara/ Pentas Seni ontingen Daerah | |
23.00 – 04.30 WITA | Istirahat Malam | |
Kamis 29 Sept 2011 | 04.30 – 05.30 WITA | Shalat Subuh |
05.30 – 07.00 WITA | Korve tenda | |
07.00 – 08.00 WITA | ||
08.00 – 12.00 WITA | ||
12.00 – 13.00 WITA | Ishoma | |
13.00 – 17.00 WITA | Penyuluhan Kesehatan Reproduksi | |
17.00 – 17.15 WITA | Apel Sore | |
17.15 – 19.00 WITA | Ishoma | |
19.00 – 23.00 WITA | Gelar Seni Budaya Nusantara/ Pentas Seni ontingen Daerah | |
23.00 – 04.30 WITA | Istirahat Malam | |
Jumat 30 Sept 2011 | 04.30 – 05.30 WITA | Shalat Subuh |
05.30 – 07.00 WITA | Olah Raga dan Apel Pagi | |
07.00 – 08.00 WITA | Giat Pribadi | |
08.00 – 12.00 WITA | Paket Wisata: Rumah adat gorontalo Danau Limboto Pantai 2000 | |
12.00 – 13.00 WITA | Ishoma | |
13.00 – 17.00 WITA | Lanjutan Paket Wisata: Rumah adat gorontalo Danau Limboto Pantai 2000 | |
17.00 – 17.15 WITA | Apel Sore | |
17.15 – 19.00 WITA | Ishoma | |
19.00 – 23.00 WITA | Gelar Seni Budaya Nusantara/ Pentas Seni ontingen Daerah | |
23.00 – 04.30 WITA | Istirahat Malam | |
Sabtu, 1 Okt 2011 | 04.30 – 05.30 WITA | Shalat Subuh |
05.30 – 07.00 WITA | Olah Raga dan Apel Pagi | |
07.00 – 08.00 WITA | Giat Pribadi | |
08.00 – 12.00 WITA | Karnafal Nusantara. Dalam kegiatan ini Jatim menggunakan kostum daerah Madura dan Ponorogo | |
12.00 – 13.00 WITA | Ishoma | |
13.00 – 17.00 WITA | Korve tenda | |
17.00 – 17.15 WITA | Apel Sore | |
17.15 – 19.00 WITA | Ishoma | |
19.00 – 23.00 WITA | Malam BHineka Tunggal Ika. Dalam kegiatan ini Jatim menampilkan kembali pentas seninya. Dan berhasil membawa 2 piala Emas ( juara1) dalam lomba cerdas cermat dan penyuluhan. | |
23.00 – 04.30 WITA | Istirahat Malam | |
Minggu 2 Sept 2011 | 05.30 – 07.00 WITA | Olah Raga dan Apel Pagi |
07.00 – 08.00 WITA | Giat Pribadi | |
08.00 – 12.00 WITA | Upacara Penutupan | |
12.00 – 13.00 WITA | Ishoma………….. Peserta pulang | |
13.00 – 17.00 WITA | Jalan-jalan kepusat perbelanjaan. | |
17.00 – 23.00 WITA | Packing Istirahat Malam | |
23.00 – 03.00 WITA | ||
Senin, 3 Okt 2011 | 03.00 – 04.00 WITA | Perjalanan ke bandara |
05.30 – 07.00 WITA | Ishoma | |
07.00 – 11.00 WITA | Perjalanan kembali ke Surabaya | |
11.00 - …………….. | Kembali ke Malang |
Lampiran 3
LAIN-LAIN
Dalam Lain-Lain Ini Dilampirkan:
Dalam Lain-Lain Ini Dilampirkan:
A. Maskot/Logo Kegiatan dan Arti Kiasan Logo
B. Analisis SWOT
C. Dokumentasi Kegiata
A. Maskot/Logo Kegiatan dan Arti Kiasannya
![]() |
| te-polopalo |
te POLOPALO
- Nama “ TE Polopalo” diambil dari alat musik khas Gorontalo, POLOPALO, sebuah alat musik non diatonis yang terbuat dari sebilah bambu yang dipergunakan masyarakat gorontalo pada perayaan pesta panen. POLOPALO dipakai pula sebagai alat permainan pergaulan muda mudi pada masa dulu.
- Pada masa sekarang, alat musik ini telah dikembangkan sehingga menjadi sebuah alat diatonis dan dimainkan secara berkelompok yang disebut “bomboliyonu”
- Ikat kepala (tihuta) menandakan filisofi Buhuta Wawu Walama (pererat persatuan dan kesatuan) yang mengartikan kuatnya persaudaran dalam gerakan pramuka.
- Ikat kepala (tihuta) berwarna merah dan putih melambangkan sang saka merah putih.
- Ikan dan Jagung menandakan Program unggulan Provinsi Gorontalo, yakni agropolitan dan perikanan
- Te PoloPalo adalah anak pramuka yang berperilaku hidup bersih dan sehat.diantaranya,gemar mengkonsumsi makanan khas Gorontalo yang sehat dan bergizi seimbang
- Te Polopalo juga dapat diartikan sebagai anak pramuka yang ulet dan cekatan serta memegang teguh tri satya dan dasa darma.
B. ANALILIS SWOT
Strength (Kekuatan)
- Antusiasme Pramuka Penegak-Pandega se-Indonesia yang akan datang ke-Gorontalo untuk melaksanakan kegiatan Bakti Kepada Masyarakat Gorontalo dalam berbagai bidang terutama dibidang kesehatan.
- Pilot Project Pertinas Saka Bakti Husada berkaitan dengan Program Kemenkes dan 3 (tiga) program unggulan Provinsi Gorontalo.(Pertanian Agropolitan, Pengembangan SDM, Perikanan dan Kelautan)
- Adanya dukungan Pemprov Gorontalo dan respon masyarakat pada kegiatan ini.
· Para peserta merupakan perwakilan Saka Bakti Husada terbaik dari propinsi masing-masing telah dibekali untuk melakukan kegiatan bakti.
Weakness (Kelemahan)
— Kendala pada Sarana Penunjang terutama Sarana di Bumi Perkemahan yang belum memadai
— Sinergitas kegiatan dengan program pemerintah
— Ketersediaan jumlah anggaran yang belum pasti
Opportunity (Peluang)
— Kegiatan bakti dapat disesuaikan dengan program pemerintah daerah setempat
— Peningkatan taraf kesehatan masyarakat di sekitar lokasi bakti
— Promosi Pariwisata bagi daerah pelaksana kegiatan
Treathment (Ancaman)
Apabila tidak terlaksananya kegiatan ini maka :
- akan terjadi penurunan intensitas kegiatan Pramuka Penegak dan Pandega, terutama Kegiatan Kepramukaan yang berbentuk bakti sebagai Karya Nyata Pramuka di mata masyarakat
- Pramuka Gorontalo akan kehilangan suatu kepercayaan sebagai tuan rumah dari pengurus pramuka tingkat Nasional dalam pelaksanaan berbagai kegiatan yang bersifat Nasional Maupun Internasional.
C. DOKUMENTASI KEGIATAN
INFO JEMPOL
INFO JEMPOL
I






0 comments:
Post a Comment